Tuesday, November 27, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #8 : 5 Barang yang selalu ada di tas

Hallo guys, udah hari ke 9 di BPN 30 Day Blog Challenge nih, hari ini temanya adalah iyuups, seperti judulnya yaitu 5 barang yang selalu ada di tas aku. Nah tas aku ini yang sering aku pakai waktu kuliah. Tas aku adalah kliping berwarna coklat. Terdapat 4 resleting dengan tempat botol kanan dan kiri. Kecewanya tas ini gak ada mantel, dan kalo kena air langsung ngeresap. But, i like it.


Aku adalah anak teknik, Pendidikan Informatika tepatnya. Bawaannya laptop terus. Jadi nggak bisa bawa totebag kalau kuliah. Apalagi pakek tas kecil2 trus cuma bawa buku. Bukan the real anak teknik rasanya. Oke, simak berikut ini ya 5 barang yang selalu ada di tas aku.

1. Laptop
Of course, laptop ini untuk menunjang aktifitas kuliahku. Praktik selalu menggunakan laptop. Jadi laptop menjadi barang yang sangat penting yang harus dibawa dan tidak boleh ditinggalkan. Kecuali ngampusnya gak butuh laptop. But mostly, it's needed. Bikin laporan, kode program, dll. Tentunya laptop ini sama chargernya

2. Gadget
Yups, gadget gak pernah ketinggalan. dimanapun dan kapanpun aku gak bisa hidup tanpa gadget. Walaupun kadang gak ada paketan. Pokok bawaannya tenang kalau bawa gadget. Walaupun terkadang berusaha untuk menjauhkan diri dari gadget. Tapi tetep pengen deket sama gadget. Gadget ini juga sepasang sama chargernya.

3. Dompet
Kalau yang ini sedikit gak bisa ketinggalan, karena ada KTM, SIM, KTP, ATM card. Terkadang aku gak naruh uang di dompet, dengan alasan supaya agak ngirit. Dompetku berwarna pink, merk milk teddy. Beli di gramedia pas aku SMK kelas 2 kayaknya. Sampai sekarang tetep pakai dompet itu. Soalnya awet dan masih baguskan. Agak kotor juga sih, karena warnanya emang cerah. 





4. Pembersih Kacamata
Aku pemakai kacamata. Iyups, aku minus. Jadi sehari-harinya aku memakai kacamata. Sempet pengen pakek softlens kayak kelas 3 smk dulu. Tapi masih pikir-pikir juga, kalau dipakai keseringan jadi ngerusak mata. Pakai kacamata tapi gak bawa pembersih kacamata kayak kurang lengkap. Terkadangkan gak tau kacamata nanti terus bersih atau nggak. Jadi buat jaga-jaga ada bawa semprotan pembersih mata. Harganya cuma 10k dan kalau disemprot itu wangi.

5. Kunci kos-kosan
Nah, ini nih yang sering ketinggalan dan rawan hilang. Pernah hilang juga, sampai gandakan lagi. Kunci kos-kosan ini jadi satu sama kunci kamarku. Sedikit cerita, kunciku pernah terbawa temanku. Untungnya kamarku pas lagi nggak aku kunci. Jadi setidaknya aku bisa masuk kamarku. Walaupun masuk dan keluar kos minta bantuan anak-anak kos.


Nah guys, itulah 5 barang yang selalu ada di tas kuliahku. Selain itu masih banyak lagi barang yang aku bawa pas kuliah. Terima kasih.

Sunday, November 25, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #6 : 5 fakta tentang Almas

Selamat pagi, sekarang temanya adalah tentang diri sendiri. Pemilik blog ini. Rasanya malu juga kalau kita bercerita tentang diri kita di tempat-tempat publik seperti ini. Akan tetapi aku akan berusaha untuk tidak merasa malu demi tuntasnya postingan ini. Yeay !!! jarang-jarang juga kan aku bercerita tentang diriku. So, inilah 5 fakta dari seorang almas. Simak yaaa !!!

Almas Amalia Azhar

1. Penggila Mie Ayam
Mie Ayam, dengan kuah yang manis asin pedas, sayur sawi yang cukup banyak. Wuih enak. Ya inilah kesukaanku. Sejak sekitar berusia 3 tahun (kata bapakku), aku sudah berkenalan dengan mie ayam. Setiap keluar rumah, berkeliling kota atau kemanalah. Tidak lupa mampir ke warung penjual mie ayam. Mungkin gara-gara bapakku sering makan mie ayam, jadi anaknya ketularan dan tambah suka. Anehnya aku sering pesan 2 mangkok kalo porsinya bener-bener sedikit. Nggak malu-maluin kan ya. Beberapa tahun lalu, aku juga sempat tanding dengan bapak siapa yang cepat menghabiskan mie ayam. Rewardnya memang gak ada, buat lucu-lucuan aja dan Aku pernah menang lho lawan bapakku. Meskipun aku masih kecil. Apakah kamu juga penggila Mie Ayam ?

2. Dihukum di ruangan kepala sekolah
Tepat tanggal 19 Desember tahun berapa aku lupa. Ketika aku berada di kelas 5 SD. Hari itu adalah hari jumat. Yeay aku hafal, karena hari spesial buatku. Nah, kembali ke topik. Iya aku dihukum. Alasannya kenapa ? Karena aku melanggar jam istirahat. Waktu itu istirahat pukul 09.00 - 09.30 karena hari itu jum'at jadi istirahatnya maju 30 menit dari biasanya. Tahulah ketika masih anak-anak, mainnya itu seperti apa. Saat itu aku dan teman-teman kelasku bermain untuk memerankan maling dan polisi. Beberapa jadi maling, beberapa lagi jadi polisi. Saat itu tim laki-laki jadi polisi dan tim perempuan jadi maling. Alhasil kita tim cewek berpencar terlebih dulu. Untuk bersembunyi. Area main kita ya di sekitar lahan milik tetangga sekolah kita. Kemudian beberapa menit permainan berlangsung, polisi sudah menangkap maling. Nah aku dan temanku masih aman di tempat persembunyian. Sampek beberapa belasan menit lagi berlangsung, aku menemukan si polisi datang tapi mereka tidak tahu kalau kita ada ditempat itu. Jadi dia melewati kita. Selanjutnya, kita putuskan untuk keluar. Karena kalau kita tidak menampakkan diri permainan kita tidak akan selesai-selesai. Ternyata lingkungan sekolah kita sepi, "memang jam berapa ?" kutanya. "Jam 10 lewat". "Ih beneran ?", dan kita pulang pukul 10.30. "He ayo, kita disuruh ke ruangan kepsek !!!" kata temanku sembari mencari temannya. "Mau dimarahin ?". "Kayaknya iya". Kemudian kita masuk ke ruangannya, di dalamnya banyak teman-teman kita. Tepatnya pemain maling dan polisi yang kena marah. Kesimpulannya kita harus tau waktu. Main boleh asalkan punya durasi. Ketika waktu istirahat sudah habis, kita juga harus kembali. Faktanya, kita tadi tidak mendengan Bel, kemungkinan gara-gara kita mainnya terlalu jauh. Salah satu guru ngomel-ngomel lama banget. Sampai bel tanda pulang mau berdering. Kita pun kembali ke kelas. Dan sebagai punishment kita tidak boleh lagi main ke luar area sekolah ketika istirahat.

3. Orang Tulungagung yang belum tahu daerahnya sendiri
Kurang lebih selama 5 tahun lebih 6 bulan aku meninggalkan Tulungagung. Bukan meninggalkan tepatnya merantau. Iya aku sudah menempuh jenjang SMK ku di Kota Malang. Sekarang juga sedang menempuh Sarjana di Kota Malang juga. Kalau pulang ke Tulungagung bingung mau kemana. Soalnya belum tau jalannya. "Kalau ditanya pernah lewat sini gak?" kebanyakan jawabku adalah "TIDAK" tempat yang pernah kujamah hanya itu-itu saja. Sebelum SMK aku hanya anak rumahan. Tempat bermainku juga tidak jauh-jauh juga. Explore wisata alam juga belum berani saat itu. 

4. Kebanyakan punya tas coklat
Faktanya warna favoritku bukan coklat. Tapi entah kenapa setiap aku membeli tas selalu warna coklat. Sudah keempat kalinya warna tasku coklat. Teman-temanku mengira aku suka dengan warna coklat. Faktanya bukan. Tapi kenapa kok bisa Coklat ? aku menganggap bahwa warna coklat akan menjadi kombinasi yang indah untuk kulitku. Karena aku menganggap bahwa warna coklat membuat kulitku bersih. Dan bagus aja kalau dipakai. 

5. Cewek tulen yang belum punya alat Makeup
Saat ini memang benar, aku belum punya alat makeup seperti lipstik, maskara, eyeshadow, eyeliner, blush on, foundation, highliter, dll. Walaupun aku sering streaming bagaimana caranya makeup, tapi aku belum punya itu semua. Pribadiku sendiri aku hanya punya skincare yaitu pembersih, toner, pelembab, lipbalm, masker. Kalo mau ke kampus biasanya pakai handbody, parfum, pelembab, bedak, sama liptint. Tapi guys untuk fakta ini bisa berubah. Realitanya cewek ingin mencoba hal yang berbau dengan makeup. Apalagi kalau lingkungan sekitar kita menunjang hal tersebut.


So guys, sebenarnya fakta tentang diriku masih banyak lagi. Kalau ingin lebih tahu tentang diriku bisa langsung tanya aja. Selamat berjumpa kembali. Sekian Guys.

Saturday, November 24, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #5 : Awas Media Sosial Bikin Ketagihan !!!

Hallo pembaca blogku, pasti kalian juga punya sosial media kan ? Generasi Millenial jaman sekarang gak mungkin kalo gak punya sosial media. Pasti kebanyakan mereka punya. Sosial Media yang aku punya itu ada whatapss, line, instagram, facebook, twitter, ask.fm, path, youtube, dan lain sebagainya. Emang bener, sosial media sangat membantu kita dalam hal apapun. Mulai dari berkomunikasi, penyedia informasi, penyuplai humor, dan masih banyak lagi. Tetapi, perlu diingat bahwa menggunakan media sosial dengan porsi yang tidak sewajarnya juga tidak baik. Orang yang mendedikasikan dirinya untuk sosial media akan kehilangan waktunya. Waktu yang seharusnya dia lakukan untuk orang lain harus tergantikan oleh media sosial. Karena faktanya media sosial itu bikin ketagihan dan menjadikan diri kita malas untuk melakukan hal penting lainnya. Itulah fakta yang sering aku alami.

Banyak survey mengatakan hal yang sama bahwa media sosial akan menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Media sosial juga dapat merusak otak, bagaimana ? kok bisa ? iya merusak otak dalam arti ketika kita mendapatkan informasi yang kurang benar, atau kita melihat sesuatu yang bertanda kutip negatif. Sesuatu yang negatif itulah akan membawa kita kebiasaan negatif, sehingga berdampak pada otak kita.

Media Sosial

Inilah sedikit tips yang wajib kita tanamkan untuk diri kita sebagai pengguna media sosial. Ayo simak tips berikut ini.

1. Berinteraksi dengan sesuatu yang nyata

Apabila kita sering mengakses media sosial, dan mulai nyaman dengan sesuatu yang maya. Maka sesuatu yang nyata akan mudah dilupakan. Bukan dilupakan tepatnya, tetapi porsi yang biasanya digunakan untuk berinteraksi dengan sesuatu yang nyata menjadi terkurangi. Jadi kita perlu hati - hati jangan sampai kita dijauhi sesuatu yang nyata dengan mengasyikkan diri dengan sesuatu yang maya.

2. Gunakan waktu khusus

Sehari tidak mengakses media sosial memang sangat tidak mudah, apalagi kalo full wifi and kuota internet. Yakin dah, kita tidak bisa puasa media sosial. Untuk itu, gunakan waktumu dengan efisien. Berikan waktu tersendiri untuk mengakses media sosial sepuasnya. Tanpa mengganggu waktu kegiatan lainnya. Bedakan waktu untuk serius belajar dan untuk bermain media sosial.

3. Katakan tidak untuk hal negatif

Hal negatif ini bisa berupa hujatan terhadap seseorang dan bisa menyebabkan pikiran bahwa kita berfikir seseorang tersebut jelek. Media sosial juga banyak ujaran kebencian atau kalimat yang sarat dengan nada provokasi. Jangan mudah percaya terhadap informasi, harus difikirkan terlebih dulu apakah itu benar atau tidak. Sehingga diam saja.

Begitulah sedikit tips. semoga bisa menulis lagi di entry selanjutnya dengan topik yang sama. Semangat guys !!!






Friday, November 23, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #4 : Ayo Produktifkan Diri Bersama Blogger Perempuan Network

Selamat sore pembaca blogku, semakin bertambahnya usia semakin banyak pula tanggung jawab yang dibebankan. Apalagi jika bertemu dengan lingkungan baru yang mengharuskan kita untuk bekerja sama dengan mereka. Fokus yang awalnya sudah kita rancang, tidak bisa dijalankan dengan maksimal. Dengan begitu lama kelamaan prioritas kita juga berubah. Sama halnya dengan blog ini. Ketika masih ngetren nulis blog di lingkungan lamaku. Aku menjadi produktif untuk menulis. Mencari topik yang membuatku bisa memposting artikel setiap harinya. Tantangan menulis blog yang kulakukan untuk diriku perlahan berhasil dan itu tuntas.
Hidup berganti, tidak seperti di lingkungan lamaku. Di lingkungan baru mereka berfokus dengan passion mereka yang sesuai dengan bidang pendidikan yang mereka tempuh. Sehingga tak banyak orang yang menyibukkan diri dengan blog. Kebanyakan mereka bergelut dengan desain, website, aplikasi, AR, IoT, animasi, dll. Dan karena lingkungan itu aku beranjak dari blog, memilih bergabung dengan mereka. Tidak ada yang salah. Semua berproses. Tapi yang sangat disayangkan adalah menurunnya produktifitasku di dalam mengupdate konten blog.
Setelahnya aku mikirkan cara bagaimana aku bisa menjalankan keduanya. Meneruskan passion di lingkungan lamaku dan menjalankan minat di lingkungan baruku. Saat itulah aku berpikir “nyari komunitas blog ajalah” “ada nggak ya” “oh ternyata ada” sambil scrolling baca - baca juga. Bertemulah aku dengan Blogger Perempuan Network dan aku mulai stalking jumlah anggotanya. Ternyata banyak juga. Akhirnya aku memutuskan untuk daftar jadi anggotanya BPN.


Alasan lainnya kenapa aku ikutan gabung adalah untuk mengolah kata, ketika sudah terlalu lama untuk tidak menggeluti dunia blog, aku jadi lupa caranya menulis blog. Terkadang aku mampu berceloteh panjang lebar karena terbiasa. Tapi ketika mau mulai lagi itu pengolahan katanya gak sama dengan yang sebelum-sebelumnya dan mungkin itu karena tidak terbiasa. 
Keuntungan lain lagi adalah menambah pengetahuan kita tentang dunia blog. Disaat kita fokus dengan hal lain. Pasti mereka yang masih stay di dunia blog memperoleh ilmu yang banyak, selain ilmu pasti ada pengalaman juga. Lewat komunitas kita juga menambah teman yang menyukai dan ingin berkembang di hal yang sama.

Thursday, November 22, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #3 : Kok bisa Random Talk ? Inilah alasannya

Halo pengunjung blogku, tema hari ketiga BPN 30 Day Blog Challenge adalah kenapa memilih nama blog yang sekarang digunakan ?
Nama blogku adalah Random Talk, dan sebenarnya nama ini mengalami perubahan dalam waktu sangat cepat yang awalnya Hi i'am almas sekarang berubah menjadi Random Talk.

Kenapa memilih Random Talk ?


Alasan 1 : Mencerminkan isi dari blog
Random Talk atau pembicaraan acak. Pembicaraan acak yang dimaksud adalah pembicaraan atau topik didalam postingan blog yang tidak hanya terdiri dari satu tema. Tema yang aku gunakan saat ini juga tidak hanya satu, ada lirik lagu, review buku, sajak, kata-kata mutiara, dan celotehan singkat. Istilah lainnya adalah satu blog dengan bebagai variasi tema.  Nah, ini sebabnya aku menyebutnya Random Talk.


Alasan 2 : Beda dengan yang lain
Kebanyakan nama personal blog adalah nama pemilik blog dan diikuti nama journal, diary, coretan dll. Itu sebabnya aku mencari sesuatu yang berbeda dari yang sudah biasa. Bukan bermaksud untuk merendahkan nama blog yang mengandung unsur journal, diary dll. Itu memang sudah menjadi karakteristik personal blog. Sebab blog juga dapat diisi sebagai jurnal perjalanan dan semacam diary digital. Ide untuk mencetuskan nama yang berbeda dari yang lainnya juga gampang - gampang susah. Asal ceplos saja. Selanjutnya di diolah cocok atau tidak. Kalau tidak cocok, ya cari lagi.

Dan harapannya dari nama itu, aku bisa nulis konten yang bermanfaat bagi pembacaku walaupun isinya random. So, terus menulis guys.

Wednesday, November 21, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #2 : Tema Favorit

Selamat malam, ini hari keduaku mengikuti challenge dari BPN. Tema hari ini adalah Tema blog yang disukai. Sebenarnya selama aku menulis di blog yang tercinta ini, aku sempat berpikiran untuk mengkonsep postingan semenarik mungkin. Tapi ya karena dikejar kesibukan yang lain jadi itu semua hanya wacana. Cuma ekspektasi aja. 


Sumber : https://id.pinterest.com/pin/542261611380505257/

Aku adalah tipe orang yang random, gak terlalu terkonsep. Jadi, ya inilah gayaku menulis dan berbagi pengalaman. Di lain sisi, kadang tulisanku gak penting untuk dibaca, tapi lewat tulisan aku bisa mengekspresikan segala perasaan yang sedang menumpuk dan kebanyakan tulisanku adalah pengalaman pribadi, semacam blog personal yang membahas tentang perasaan nyata yang penulis alami. Sangat simple kan. 

Apa yang kita bagi adalah ilmu baru dan positif bagi kita. Haknya pembaca mau menerima dan sependapat atau berargumen lain untuk menolaknya. Perlu digaris bawahi bahwa kita sebagai penulis sudah berusaha untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat walaupun hanya satu kata.

Benar kata orang ketika Pengalaman adalah guru terbaik. Kata itu yang selalu menjadi patokan bahwa dengan pengalaman kita bisa belajar. Nggak hanya pengalaman pahit aja yang perlu dipelajari, tapi juga pengalaman manis. Karena lewat pengalaman manis kita akan belajar masihkah kita ingat caranya bersyukur kepada yang menciptakan kita.

Itulah Tema favorit pertama yang aku suka, selanjutnya adalah sajak atau pun kata motivasi. Seperempat dari diriku adalah pencinta sajak, walaupun kadang nggak ngerti maksudnya. Ketika dibaca berulang kali akan menimbulkan arti yang beda-beda. Aku suka motivator seperti Merry Riana, Wisnutama, dan tokoh lainnya yang bisa menyadarkan diriku untuk selalu berkembang kearah yang positif.

"Jadilah manusia yang pada saat kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tapi hanya kamu sendiri yang menangis. Dan pada saat kematianmu semua orang menangis sedih, tapi hanya kamu sendiri yang tersenyum."
"Intinya, jika kita ingin mengarahkan hidup kita, kita harus mengendalikan tindakan konsisten kita. Ini bukan apa yang kita lakukan sesekali yang membentuk kehidupan kita, tetapi apa yang kita lakukan secara konsisten." 
"Hidup adalah 10% apa yang terjadi pada Anda dan 90% bagaimana Anda menanggapinya" 
"Semakin Anda menyukai diri sendiri, semakin sedikit Anda terlihat seperti orang lain, yang membuat Anda terlihat sangat unik" 
"Itu lebih penting dari apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda sendiri daripada apa yang orang lain pikirkan tentang Anda" 



Jadilah dirimu sendiri, dengan style yang benar-benar kamu dan bermanfaat dengan orang lain.


sekian . . .

Tuesday, November 20, 2018

BPN 30 Day Blog Challenge #1 : Ekspresikan Diri Lewat Blog

Blog yang merupakan singkatan dari web log ini adalah aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan atau yang biasa dimuat sebagai posting pada sebuah halaman web. Blog dipopulerkan oleh blogger.com dan pada tahun 2011, jumlah pengunjung blogger per bulannya adalah 45,712 (sumber : tekno.kompas.com). Pada tahun-tahun itu blog merupakan aplikasi yang diminati para kaum yang suka berbagi tulisan, namun di tahun-tahun ini blog semakin jarang dijamah oleh orang-orang.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” Pramoedya Ananta Toer, House of Glass


Blog Almas Amalia

Sejak kecil aku sudah suka menulis, menulis di buku atau yang biasa disebut diary. Semakin lama aku menekuninya, hanya saja yang aku tulis adalah isi curhatan keseharian aku. Maklumlah, dimasa itu adalah masa dimana masih labil. Emosi masih naik turun dan gak tau cara ngontrol emosi kayak apa, kalo dibaca lagi diary itu pasti malu-malu sendiri, kok bisa pas kecil kayak gini. Super dramatis banget. 

“Berbicara itu mudah namun sulit dipertanggungjawabkan. Menulis lebih sulit namun lebih mudah dipertanggungjawabkan.”  Felix Y. Siauw


Aku mulai aktif menulis blog ketika kelas 10, saat itu aku adalah remaja smk dengan bidang teknologi dan disitulah aku mengenal blog. Itupun gara - gara dapat tugas dari guru untuk bikin blog. Selanjutnya aku stalking blog teman-teman dan kakak kelasku dan dari sanalah muncul motivasi untuk mengembangkan tulisan lewat blog. Semakin lama aku mulai menekuni blog, tehitung dari bulan juni sampai bulan desember sudah dapat 21 artikel. Itu angka yang paling banyak di arsip blogku, dan karena kesibukan yang lain menjadi alasan untuk jarang aktif posting di blog.

Blog Almas Amalia
Padahal blog adalah salah satu tempat dimana aku bisa mengekspresikan diri, caranya ya lewat tulisan. Terkadang lewat tulisan kita bisa melihat ekspresi si penulis, apakah dia sedang bahagia, sedang sedih, sedang kecewa, sedang bimbang, sedang, sedang, sedang, dan sedang. Segala macam ekspresilah pokoknya. 

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”   Seno Gumira Ajidarma, Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara

Selain itu blog adalah seorang teman, ketika kita ingin cerita dan ingin berpendapat tetapi tidak ada orang lain yang mendengarkan, maka blog adalah solusinya. Terkadang bercerita dengan orang lain belum tentu membuat perasaan lega dan mendapatkan solusi dari masalah yang kita hadapi. Tetapi lewat blog, kita akan mengolah cerita dan pendapat kita sesuai dengan gaya tulisan di blog. Dibaca orang ya alhamdulillah, tidak dibaca ya tidak apa-apa. Kok kelihatan pasrah gini ya wkwk.


Selama 1 bulan kedepan aku akan mengikuti BPN 30 Day Blog Challenge, harapannya aku bisa menuntaskan 30 hari sesuai tantangan yang diberikan. 


salam hangat,


almas

Monday, October 8, 2018

Bulan ke 10 Tahun 2018

Hai Z, lama sekali tidak mengunjungimu. Mau mengatakan saja bahwa aku menemukan seseorang yang aneh. Bukan aneh sebenarnya, tapi berbeda dari yang lain. Dia cewek kok, tepatnya teman seprodiku. Dan aku baru mengenalnya semester ini. Iya, semester 5. Padahal satu prodi tapi sebelumnya kita cuma saling lihat aja. 

Aku katakan berbeda karena dari sisi obrolan kita. Obrolan kita tidak seperti kebayakan teman sebayaku. Obrolan kita membahas tentang diri kita sendiri, kelemahan dan kelebihan. Dan kita saling mengoreksi. Kurasa dia memiliki kepribadian yang lebih. Lebih dalam artian pengalamannya. Setiap kita bertemu kita membahas tentang pribadi masing-masing, tugas kuliah juga sih, dan kita membahas wanita. Bahwa wanita memang benar-benar makhluk yang aneh. 

Monday, January 8, 2018

2018

Sedih rasanya melihat postingan blog yang semakin bertambahnya tahun semakin menurun jumlahnya. Entah mengapa di semester tiga ini menjalani perkuliahan, tidak mencoba memproduktifkan diri untuk menulis di blog, sedih sih iya. Karena postingan tahun 2017 berarkhir di bulan Juli. Sebenarnya banyak cerita di tahun 2017, banyak, banyak sekali sampai bingung bagaimana mau menulisnya. Jujur, saya sendiri menulis itu untuk mengasah kemampuan menulis, tetapi saya belum bisa untuk memproduktifkan diri.

Tahun ini saya akan mencoba mulai bergelut dengan blog lagi, mencoba produktif dengan hal kepenulisan meskipun semester depan adalah semester yang banyak praktiknya dan tentu banyak laporannya juga.

Tulungagung

Almas

Wednesday, July 26, 2017

Terkadang

terkadang suatu kondisi 
mengharuskan kita untuk 
sejenak berlaku sombong dan acuh 

Realitanya benar, dari pada ngurusin hidup orang, mengkritik orang, nyebarin gosip ini itu yang belum tentu benernya. lebih baik diam. banyak yang bilang kalo diam itu emas. nggak ada salahnya sombong dan acuh terhadap sekitar yang membawa banyak mudhorotnya. karena kita ya kita, dia ya dia, mereka ya mereka. hidup kita aja belum tentu bener. kenapa ngurusin hidup orang lain. toh kewajiban kita juga belum tuntas kenapa juga ngurusin kewajiban orang lain, kebiasaan orang lain, keburukan orang lain. Bermuka dua juga perlu tapi jangan sampe kita memperkeruh sekitar kita dan setidaknya menjaga keburukan untuk kebaikan itu perlu.

terkadang berkata kurang itu 
menjadi favorit dari pada 
selalu bersyukur

realitanya benar, tapi nggak ada untungnya berkata kurang. kalo kata kurang itu menimbulkan dompet tipis ya hindari lah, kalo kata kurangnya bikin kita iri jauhilah, kalo kata kurangnya bikin kita nggak sadar diri, itu parah. Tandanya nggak bersyukur atas pemberian tuhan. bersyukur itu nggak gampang. memang sepele, tapi terkadang kita lupa. boro- boro sering, kadang sehari aja nggak inget udah bersyukur apa belom. untuk mengantisipasinya setiap mau tidur. selipin tuh kata alhamdulillah. bangun tidur juga gitu. bersyukur. ya coba aja dari bangun sama mau tidur. ntar lama-lama juga terbiasa kok. karena sesuatu hal yang diulang selama waktu tertentu nanti akan jadi kebiasaan. jadi selama kita rutin nanti kebiasaan bersyukur pasti ada. bukannya mau sok bijak atau apa. tapi sekarang kita udah gede. jadi udah bisa nyimpulin sendiri. dan faktanya kita nggak pernah puas akan apa yang kita miliki. selalu kurang dan kurang. padahal di sekitar kita banyak yang ingin menjadi kita. orang jalan kaki, lihat orang naik sepeda jadi pengen beli sepeda. giliran kesampaian beli sepeda, lihat orang naik motor. jadi pingin beli motor. giliran udah kebeli juga pas motornya dibuat keliling - keliling kota panas, lihat orang naik mobil enak nggak kepanasan jadi pengen beli mobil. iya bener. emang kita kayak gitu. nggak pernah puas. tapi nggak pernah puas akan ilmu itu yang dianjurkan dan harus di capslock besar. so, ayo banyakin bersyukur.

terkadang tuhan memberi kita 
kebutuhan bukan keinginan

realitanya benar, terbuktikan kebutuhan tanpa kita minta juga datang dengan sendirinya. bersyukur dulu. dan kembali lagi kalo kita nggak pernah puas. makanya selalu ingin ini dan itu. dan keinginan itu belum sempet kesampaian. mungkin cara meminta kita salah. kita dianjurkan untuk selalu meminta kepada tuhan kita. iya benar, malah kalo kita nggak pernah minta itu berarti kita sombong. nggak ada yang dibutuhin. semua udah cukup. tapi banyak-banyak bersyukur juga. faktanya, saat kita berada di posisi rendah atau banyak masalah, banyak cobaan disaat itulah kita baru meminta tolong ke tuhan kita. apa dengan cara itu kita baru minta ke tuhan kita. apa kita minta gara-gara ada butuhnya doang. ya memang kita butuh. tapi apa cuma kalau lagi ditempa musibah. ya kali mau dikasih musibah berkali-kali. kan ya nggak juga. berdoalah diberi yang terbaik untuk kita. karena nggak semua yang kita inginkan itu yang terbaik untuk kita. tuhan memiliki rencana yang indah. dan selalu akan menjadi surprise untuk kita. Teruslah bersyukur 



almas
hasil kegabutan yang menjadi produktif. semoga ada part 2. aamiin

Sunday, March 19, 2017

Kamu

Jika boleh jujur, mengapa aku sama seperti yang lainnya
bersikap tanpa kendali, mungkin aku pernah jadi mereka
saat aku mulai mengenalmu, dan mulai bertanya akan kamu

kamu seperti labirin, dan aku terjebak di dalamnya
aku sama sekali harus menerka agar aku bisa tau siapa kamu
dari sekian banyak kamu, kamu itu berbeda
dan aku tidak bisa menyimpulkan apa-apa
aku mengaku bahwa aku kalah, kalah untuk bisa memahamimu
hingga aku harus terjatuh atas apa yang sudah aku lakukan
apa yang aku lakukan ? sungguh aku tidak melakukan apa-apa
semua mengalir begitu saja, perasaanku dengan keangkuhanmu


dari aku

almas

Tuesday, January 10, 2017

melody senduku

pernahkah kau merasa dikhianati
semua yang kau kerjakan 
dan mendapat predikat baik
berakhir mengenaskan
lalu apa yang bisa kau perbuat
kau hanya bisa meratapinya
mungkin pikiranku sesempit ini 
hingga hanya itu yang bisa kuperbuat

harapanku terakhir sia-sia
jatuh dan benar-benar jatuh
terdiam membeku tak percaya
lemas hingga mengacuhkan lainnya
meratapi dan berakhir sama
wanita hanya bisa berbicara
lewat air mata



by
almas


Wednesday, January 4, 2017

Thank You 2016

Thanks for 2016 - walaupun telat, tapi it's okay for me. Dari pada enggak sama sekali. So, yaaah. Throwback for a few days ago. Tahun 2016 memberikanku banyak kekuatan untuk melangkah lebih maju selangkah, dua langkah atau tiga langkah sekaligus ke depan. Faktanya bukan aku saja, tetapi semua orang. Dalam situasi dan kondisi yang berbeda-beda tanpa kita sadari. 

The first adalah perjuangan. 

"Benar kata rahmad kalo kita harus menghabiskan bagian gagal 
untuk mendapatkan bagian sukses kita"

Semua orang pasti berencana tidak untuk gagal. Tapi faktanya kita harus berkali-kali gagal untuk sekali keberhasilan. Untuk aku, dan angkatanku atau 3 tahun, 6 tahun di bawahku atau berapa tahun dariku. what ever. Pasti ngalamin deh hal kayak gitu. Aku kita milih itu gampang, tinggal pilih ini itu sana sini. Kenyataannya ZONK. karena yang kita pilih nggak selalu memihak kita. Ini aku alami saat berkali-kali daftar perguruan tinggi negeri dan sekolah tinggi ikatan dinas. Aku akui kalau anak SMK pasti kalah saing sama anak SMA kalo soal tes seleksi kayak gitu dan aku akui juga aku salah pasang target. Kami berani menjadikan angan-angan kami sebagai pilihan tanpa harus berkaca terlebih dahulu. Bisa dibilang beranilah kalo soal kayak gini. Karena apa, saudaraku yang anak SMA aja takut berangan-angan tinggi sehingga dia memilih pilihan yang sesuai kemampuannya. Tapi dia berhasil. Dia memilih pilihan yang menurutku mempunyai daya peminat yang rendah, and she got it. Mungkin, aku terlalu sombong tanpa harus berkaca terlebih dahulu dan mengandalkan keajaiban wkwk. Dan juga belum punya persiapan maksimal, planning yang amburadul, juga kurangnya sosialisasi tentang itu.

"pernyataan terpentingnya bukan berapa kali kita gagal, melainkan 
berapa kali kita bangkit lagi, lagi, dan lagi setelah gagal tersebut.
Jika kita gagal 1000c, maka pastikan kita bangkit 1001x"
Tentang Kamu - Tere Liye

Kedua, ternyata orang tua itu super sekali. 

"Menghindar itu adalah kebenaran dari pendekatan yang tak sadar. 
Karena semakin kita menghindar, maka semakin pula kita didekatkan."

Bermula saat ibuku yang menyuruhku untuk menetap di malang dan meneruskan pilihan yang sejalan dengan sebelumnya, it's mean jurusanku di SMK. Ibu memilih agar aku kuliah dan mendalami dunia pendidik. Dan aku berargumen menolaknya, karena aku ingin kerja. Yaa, kerja setelah SMK adalah planningku saat akhir SMP. Tapi ternyata, gagal. It's okay aku enggak kerja. Tapi aku kuliah nggak mau di Malang. So yaaa, aku daftar di universitas yang letaknya itu nggak di Malang. Berkali-kali aku mencoba tes seleksi dan berkali-kali itu juga aku ditolak. finally, hasilnya nothing. Aku nggak dapat apa-apa. The next, i follow her and i got it. Aku langsung terisak dan memeluk mereka berdua. Lalu bersyukur, mungkin aku memang ditakdirkan untuk mengikuti pilihan mereka. Awalnya aku berkali-kali menyepelekan dan nyatanya hal yang tadinya sepele memukul pikiranku. Hal yang kamu anggap sepele, ternyata akan turut membantumu. Dan inilah takdirku.

Ketiga, masa transisi.

"Lingkungan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan individu"

Berubah itu nggak secepat yang dilakukan power ranger. Nggak secepet membunuh nyamuk, Nggak secepet rapper, Nggak secepet roket meluncur. Banyak orang bilang kalo semua butuh waktu. Iya emang semua itu bener. Sulit nggak sih kamu ngelepasin orang-orang yang udah seperti kakak adikmu sendiri. Dan harimu tak lepas dari orang-orang itu bahkan disetiap detiknya kamu habiskan dengan orang-orang itu saja. Sehingga tiba saatnya kamu saling pergi, itu akan sangat merasa kehilangan. Seharian aku nangis, nggak tau ini terlalu berlebihan atau nggak. Yang jelas pagi hari temanku pamit untuk menjalani kehidupan baru dan bergelut sesuai keinginan dan harapan mereka, aku terisak berulang kali, aku mengingat setiap pertemuannya, setiap kata yang kami ucapkan saat kami sama-sama canggung, saat kami bertukar nomor telepon, bertanya dimana kosmu, kelas apa, asal mana, kenal ini kenal itu. Iya semua aku ingat. Ingat ketika kami harus selalu menyapa satu sama lain, sama-sama ditempa, sama-sama dilecehkan, sama-sama dibully, sama-sama dibentak yang semua itu hanyalah kebohongan, aku ingat. Aku ingat saat kita sama-sama melakukannya terhadap adik tingkat kita. Aku ingat kejadian yang sangat menghebohkan di sekolah kita, yang ternyata gara-gara teman kita sendiri. Aku ingat, iya aku ingat. Berulangkali kata-kata pamit terucap, berpuluh-puluh kali juga aku terisak, hidung merah, mata merah, sembab besar. Seharian aku menangis, dan seketika itu mengangis menjadi hobiku sewaktu-waktu. Oke karena nggak selamanya kita akan berada pada tingkatan yang sama. Maka, kami harus saling mengikhlaskan. Berlalunya waktu, tiba saatnya aku memulai sesuatu yang baru pada tingkatan yang lebih tinggi lagi. Jadi yaa, sekarang aku mencapai tingkatan paling atas dari pelajar yaitu mahasiswa. Dan bicara tentang lingkungan, aku senang dapet teman seoffering kayak gini, kita cepat membaur. kita kompak. kesana kemari kita bergerombolan. Satu yang kuingat ketika awal masuk ke offering kami. selepas kita nggak ada jam. kami makan. Dan disitu kejadian yang tak kulupa berawal dan berakhir wkwk. Faktanya, beda tempat beda kebiasaan. Kebiasaan yang di SMKku dulu selalu dinomorsatukan. Kini di perkuliahanku, jarang menemukan kebiasaan itu. Aku nggak akan menyebutkan. Yang pasti pandai-pandai memilih teman yang akan ikut membawa kamu ke masa yang cerah. bukan bermaksud membeda-bedakan. Yang pasti berteman bener sama siapa aja, yang jelas kejelekannya nggak usah dijadiin alasan untuk kita ikut-ikutan kayak gitu. 

Finally, it's secret. So yaaaaa, Finish . . .


Thanks


Almas

Tuesday, November 8, 2016

EPSONE this is my last night with you na . . na . . na . .

Apa kabar kawanku ? Terhitung sampai saat ini, sudah sekitar 168 hari setelah tanggal 28 Mei 2016 kita atau lebih tepatnya kami (tapi terlalu formal sih ya) belom bertemu. Iya pernah bertemu tapi hanya segelintir anggota-anggotanya. Belum semua terkumpulkan. Pengen juga rasanya cepet-cepet ngadain meet up gitu, tapi dirasa belom waktunya untuk ngadain momen-momen kayak gitu. 
Dan karena aku gabut malam ini, ditinggal tidur temen-temen. Alhasil aku teringat tentang bloggerku, yang entah bagaimana keadaannya sekarang. Postinganku turun drastis wkwk -_-
Jadi, dari pada ngelakuin hal yang nggak jelas, galau galau sendiri atau apalah pokok macem kayak gitu lebih baik nambahin postingan yang ada di bloggerku ini. Walaupun bahasanya kacau balau yang pentingkan nambah satu ya hihihihi .. .

Langsung aja, di postingan yang keberapa ini ya aku lupa, aku mau ngeposting foto aja, EPSONku tercinta. Asyeeeeek . . . .

Adit dan fanani
Foto itu diambil waktu hari senin, iyalah kelihatan dari bajunya. Habis upacara belom ada guru yang masuk kelas. Alhasil kita nongkrong di depan kelas. Karena cuacanya yang panas, mereka berdua terlalu alay ya sehingga terciptalah momen-momen kayak gitu, yaudah jepret . . .tadaaaaa finish terpampang foto mereka berdua. Mesra sekali yaaa wkwk

Blow water
 Foto ini diambil waktu kita anak anak epsone, perjalanan menuju blow water. Habis turun dari bis, kita sempetin bentar kumpul bareng buat foto bersama. Nggak peduli matahari yang panasnya buju bunet panas sekali. Jadi foto kita kayak swing gitu. Nyipit-nyipitin mata. Padahal jawa tulen, jarang yang dari keturunan cina.

buku tahunan sekolah

buku tahunan sekolah

buku tahunan sekolah part ii

cewek suka selfie 

di blow water again

habis pelajaran sejarah, mau pisan

Habis pelajarannya bu asry

foto dengan wali kelas tercinta


The end

Sunday, August 7, 2016

Asa

Kini hitamku menjadi kelabu
Angan semuku tak henti-hentinya mengadu
Akan waktu yang mengingatkan syahdu

Friday, July 1, 2016

Skin Routine part 1

Hello, berhubung hari ini tanggal 1 nih, awal bulan juga. So, aku punya misi seputar ngeshare skin treatment kayak gitu. Intinya aku akan ngebahas perawatan kulit, wajah, kayak gitu. Aku mau gunain label #The5skintreatment, karna aku jarang update blog juga. Bingung mau ngepost apaan, so aku ada ide bikin kayak gini. Aku juga nggak ada niatan apa apa, just share udah gitu aja. Oke, check this out . . .
morning routine

hey girl, menurutku itu 3 hal terpenting. Sederhana juga kan, nggak pakek ribet. Nggak usah ada cream - cream wajah, apaanlah itu macamnya. aku juga nggak begitu ngerti. Kalo kita rajin ngerawat kulit, pasti kulit kita bersih kok, enggak jerawatan, enggak komedoan juga. Jadi nggak usah tuh pake ngebawa ke dokter, beli cream inilah itulah, resep dokter katanya. Bener sih emang resep dokter, tapi kalo kitanya sendiri enggak memahami kulit kita kan sama aja. gitu juga kan ada yang cocok, ada yang enggak. So, ada yang sensitive, ada yang enggak.

Pagi kayak gitu aku selalu ngebersihin muka aku. Nggak cuma pagi, minimal dua kali seharilah. Tergantung kulit kalian mau pakek facial wash yang merk apa. Setiap kulit kan juga beda - beda ya. Kalo aku ini pakek produk wardah, iya facial washnya itu nggak ngebikin kulit kering. *sorry di picnya nggak ada -_- Then, untuk facial scrubnya aku pakek 2 hari sekali. Aku juga pakek merk wardah juga, jadi belinya barengan gitu. Maklum jadi korban iklan. ^.^ Kenapa sih pilih ini :




Wardah Lightening Gentle Wash
  •  mengandung Licorice dan vitamin B3 yang membantu membersihkan kotoran & mengangkat sel kulit mati, serta mencerahkan kulit kusam
  • wajah tampak lebih bersih dan cerah


Wardah Lightening Facial Scrub
  • Mengandung butiran scrub halus yang mengangkat kotoran dan sel kulit mati sampai ke pori-pori dengan lembut 
  • Diperkaya Licorice yang mencerahkan kulit kusam
  •  Wajah tampak lebih bersih dan cerah
 
Wardah Lightening Facial Scrub

Selanjutnya, beralih ke nutrisi wajah. Setelah aku ngelihat beberapa review, aku tertarik untuk membeli produk wardah yang hydrating aloe vera gel. Seperti nama produknya, yaitu aloe vera alias kandungan yang terdapat dalam lidah buaya. Seperti yang kita ketahui lidah buaya punya peran banyak untuk kulit. Pernah denger juga kan masker wajah dengan lidah buaya, kayak gitulah. Karena, lidah buaya bisa melembabkan wajah, menyegarkan wajah, menghaluskan kulit wajah, mengatasi kulit berminyak, dan mencerahkan wajah. Tentunya masih banyak lagi. So, itulah kenapa aku ingin nyoba si hydrating aloe vera gel ini. Habis aku ngebersihin muka aku, aku ngolesin aloe vera gel ini ke muka aku. Emang bener rasanya tu adem-adem gimana gitu, habis aloe veranya ngeresap. Kulit itu serasa kenyal gitu, kayak jelly hohohoho ^.^


Wardah Hydrating Aloe Vera Gel

isinya tuh, bening dan kayak gel. Sesuai namanya deh pokoknya. Kabar gembiranya produk ini cocok untuk semua jenis kulit. Dan si Hydrating Aloe Vera ini fungsinya :


Gel multi fungsi dengan kandungan aloe vera natural yang memberikan kelembapan ekstra dengan efek menenangkan serta mendinginkan kulit yang kering dan memerah akibat sinar matahari. Formulanya yang unik, ringan dan tidak lengket ini bekerja sebagai anti-iritasi, anti-inflamasi, sebagai agen shooting kulit yang terbakar sinar matahari, dan membantu meningkatkan ketahanan kulit (skin barrier). Gel ini membantu menjaga kulit tetap segar dan lembap sepanjang hari.

itu review dari http://hoyongnyerat.blogspot.co.id/2015/03/review-wardah-hydrating-aloe-vera-gel.html 

And the last but not the least, adalah pelembab bibir. Kebanyakan make up youtubers, makek si vaseline. Sebenarnya ada lip teraphy, tapi aku belinya yang pure petroleum jelly. Nggak beli sih, ini gratisan. Di kasih temen aku. hohoho ^.^ dan ternyata vaseline pure petroleum ini bisa juga numbuhin alis, jadi bikin alis kalihan lebat dan juga manjangin bulu mata. Katanya sih ya, tapi aku nyoba kayaknya sih bener. Kalo bibir kalian suka kering dan pecah - pecah, akibat udara, kalo nggak gitu terlalu sering gonta ganti lipstik. Aku saranin jangan lupain pelembab bibir, kalo perlu seminggu 2 kali bibirnya di scrub gitu. Kalo ingin maksimal lagi, tiap malem tuh mau tidur. Olesin aja bibir kalian dengan madu alami. Jadi pas bangun pagi-pagi tuh rasanya bibir halus dan lembab. Madu juga bisa mencerahkan bibir secara alami lho. Okey, done. Nah, ini aja dari aku. To be honest, kalo ada argumenku yang salah, langsung komentar aja yaa. Thank you girl . . .




almasaml

Thursday, May 26, 2016

Dear you

terkadang kita sibuk memikirkan perasaan kita, dari pada memikirkan orang lain.
dan kita terlalu egois untuk tidak menyentuh pikiran orang lain.
mungkin kita dianggap seseorang yang nakal
padahal ada alasan tersendiri untuk melakukan itu semua
mungkin kita sudah menyodorkan beribu-ribu maaf
tapi ada saja pihak yang tidak terima, lantas menganggap kita sebagai munafik
dan terkadang kita harus menurunkan ego kita, demi kebahagiaan orang lain
hasilnya kita juga ikut bahagia. iya benar benar bahagia. tapi untuk sesaat saja

Saturday, April 16, 2016

A Story

To Someone


Hello, aku akan menceritakan suatu hal tapi jangan sampai terjadi denganmu. Cukup sebuah cerita saja dan pesan tersirat yang bisa kamu ambil.

Suatu ketika, malam hari tepatnya, teleponku berdering. Bukan berdering melainkan denting nada bbm. Cepat cepat aku mengambilnya dan mengecek siapa itu. Kubuka pesan dari salah satu seorang temanku. "Aku boleh cerita" katanya. . . "iya, cerita apa ?" dengan polosnya aku membalas.
       "aku nggak menyangka temanku melakukan itu"
"maksudnya" balasku tak paham
       "ternyata pacarku dekat banget sama temanku"
"lho kok bisa ?"
      "aku juga nggak menyangka kayak gitu, kenapa temanku tega melakukannya"
"kamu kok bisa tahu kalau mereka dekat"
     "aku udah curiga sejak awal, tapi aku biarkan begitu saja. Semakin lama semakin menjadi-jadi. Dan teman yang kuanggap dekat denganku sudah memanggil pacarku dengan sebuah panggilan sayang"
"terus kmu mau gimana sekarang sama mereka" beberapa detik kemudian, suara denting bbmku berbunyi centung.... centung ... centung ....  belasan kali, bahkan puluhan. kiriman screenshoot temanku dengan pacarnya dan temanku dengan temannya telah memenuhi obrolanku.
Ku baca satu per satu, dan aku mulai menyimpulkannya.
Salah satu analogiku yang kupikir masuk akal adalah pacarnya temanku, sebut saja bunga. Bunga bertanya ke salah satu teman pacarnya. Berhubung teman pacarnya dekat dengan pacarnya. Bunga bertanya-tanya seputar pacarnya. Kenapa bbm tak dibalas, telepon nggak diangkat. apa dia sibuk ataupun gimana. Sesering itu ia tanya kepada teman pacarnya. sebuah perasaaan baru pun muncul. dan seketikan teman makan teman itu pun terjadi. Dan itu nggak disangka.

Teman yang kamu anggap baik belum tentu dirinya baik, itu kalimat lama yang pernah kamu dengar. Dan jangan terlalu percaya kepada teman, karena tak semuanya buah anggur itu manis dan tak selamanya air itu mengalir. Inilah hidup . . .

...............
almasaml
   

Sunday, January 24, 2016

today . .

ragaku tak tegap lagi, mulai pasrah dan gagal.
ketika pilihan itu sulit untuk ditetapkan dunia seakan mengombang-ambingkan

Thursday, December 3, 2015

Rasa

flashback
sudah lama
dan yang pasti sangat lama
bertahun-tahun yang lalu
kau tetap terbayang
iya benar
tetap membayangiku
ketika aku sudah tidak mempunyai hak
untuk bersamamu lagi
tapi
hati ini masih enggan untuk melepasmu